Kebijakan pemadaman listrik oleh PT PLN (Persero) di Kota Bitung kembali menjadi sorotan warga. Sejumlah masyarakat mengeluhkan adanya pemadaman yang dinilai tidak merata, karena hanya beberapa rumah yang mengalami pemutusan aliran listrik, sementara rumah-rumah lain di lingkungan yang sama tetap menyala.
Berdasarkan keterangan warga di salah satu kelurahan, setidaknya tiga rumah mengalami pemadaman dalam waktu yang cukup lama tanpa penjelasan langsung di lokasi. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar teknis maupun administratif dari tindakan tersebut.
“Kalau memang ada gangguan aliran listrik atau perbaikan jaringan, tentu kami bisa memahami. Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa hanya beberapa rumah saja yang padam sementara lainnya tidak? Kami hanya berharap ada penjelasan yang jelas,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Warga menegaskan bahwa pemberitaan ini bukan bentuk tuduhan, melainkan permintaan klarifikasi atas kebijakan yang dirasakan kurang transparan. Dalam pelayanan publik, terutama sektor kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, prinsip keterbukaan informasi dinilai sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman dan keresahan.
Pemadaman yang terjadi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi rumah tangga dan usaha kecil. Pelaku UMKM, pedagang es, hingga usaha rumahan yang bergantung pada listrik mengaku mengalami kerugian karena bahan dagangan tidak dapat terjaga kualitasnya saat listrik padam.
Masyarakat berharap pihak PLN Unit Layanan di Bitung dapat memberikan penjelasan resmi mengenai:
Alasan teknis atau administratif pemadaman pada beberapa rumah tersebut.
Apakah pemadaman tersebut bagian dari penertiban, gangguan jaringan, atau faktor lain.
Mekanisme pemberitahuan kepada pelanggan agar kejadian serupa tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait peristiwa yang dikeluhkan warga. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait demi pemberitaan yang berimbang dan objektif.
Warga berharap persoalan ini dapat segera dijelaskan dan diselesaikan secara profesional, sehingga pelayanan kelistrikan di Kota Bitung tetap berjalan dengan prinsip keadilan, kepastian, dan transparansi sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan publik.
(Tim)


Social Header
Label
Categories