Breaking News

Tambang Ilegal di Manokwari Dibackup Oleh Oknum Wartawan dan Polisi dari Polda PB. Sumber Desak Kapolda Papua Barat Tangkap 8 Big Bos pemodal dan Pemilik Alat Berat.Papua Barat

Bhayangkara Insight.Id
Papua Barat- 2 Juni 2026
Belum sebulan pemerintah dan APH Polda Papua Barat melaksanakan penyisiran terkait Pertambangan Ilegal di wilayah Wasirawi Kali  warior serta Masni, Distrik prafi kabupaten manokwari Provinsi Papua Barat.

Sangat disayangkan belum berjalan sebulan penyisiransudah mulai terlihat aktifitas dan Alat Berat Excavator di mana-mana.
pertambangan emas ilegal di Kabupaten Manokwari, memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan. di tengah ketidakpastian regulasi dan janji- janji pemerintah yang tak kunjung terealisasi, 

Praktik penambangan liar justru merajalela, diberbagai lokasi dengan memakai alat berat jenis excavator. semuan ini dikarena ketidak seriusnya APH dalam menjalankan fungsi tugasnya sesuai regulasi UU yang berlaku di negeri ini.

Basmi Mafia PETI harus dari kepala bukan dari ekornya, setidaknya big bos pemodal dan pemilik alat berat ditangkap dan dipenjarakan bukan pekerja tambang, "Ucap sumber dari Tokoh Agama yang engan namanya di sebut.

Sumber menuturkan bahwa pihak polisi dari polresta dan Polda Papua Barat, tau siapa- siapa nama pemodal dan pemilik alat berat Jenis Excavator, mulai dari bos Hj Nana. Bos Bunda ros, Bos Eko. Bos Mimin. Bos Adit dan bos bintang. Bos Avian. Bos Samsul. Mereka seharuanya di panggil atau di tangkap dan di adili agar pertambangan ilegal mudah di tutup.

setiap Pemerintah Daerah dan APH dari Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari melakukan penyisiran bertujuan harus di tutup PETI, belum berlangsung lama sudah mulai lagi aktivitas, "jelas, dapat diduga ada pembiaran terhadap para bos mafia.


Ironisnya ada bocoran bahwa salah satu Oknum Anggota Polda Papua Barat Inisial DD dan oknum Wartawan inisial J membackup praktek kegiatan tambang emas ilegal.

Oknum inisial DD diduga berperan sebagain penerima Kordinasi untuk kelabat satu Papua Barat dan petinggi di jajaran perwira, Artinya bahwa Oknum tersebut mempunyai kekuatan di kalangan para big bos mafia Ilegal PETI." Ucap sumber

Sumber juga menambahkan oknum wartawan inisial J diduga Berperan sebagai penerima Kordinasi untuk Rekan- Rekan Wartawan, artinya kedua oknum tersebut mempunyai kedekatan dekat dengan semua bos tambang Ilegal,"jelas Sumber

 sumber mendesak Kapolda Papua Barat, Segera Melakukan langkah tegas tangkap kedelapan Oknum mafia PETI dari pemodal hingga pemilik Alat Berat dan oknum Anggota Polda inisial D serta oknum wartawan J, yang meliput di wilayah Papua Barat sampai Papua Barat Daya


( Ijanx )
© Copyright 2022 - BHAYANGKARA INSIGHT