Breaking News

INSIDEN MEMATIKAN DI PELABUHAN BITUNG! ANAK TERJATUH DARI LANTAI DUA, FASILITAS PELINDO DIDUGA TAK SESUAI STANDAR KESELAMATAN PUBLIK


Bhayangkara Insight.com

Bitung 2 Januari 2026

Insiden memilukan kembali mencoreng wajah pelayanan publik di Kota Bitung. Seorang anak dilaporkan terjatuh dari lantai dua Gedung Terminal Penumpang Pelabuhan Bitung yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Peristiwa tersebut diduga kuat terjadi akibat fasilitas bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan, sehingga memicu kemarahan publik dan desakan penegakan hukum.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi fasilitas lantai dua gedung terminal penumpang sangat memprihatinkan. Struktur pengaman seperti pagar, pembatas, serta sistem keselamatan diduga tidak sesuai dengan standar pelayanan publik, bahkan terkesan diabaikan tanpa kajian teknis yang memadai. Ironisnya, gedung tersebut digunakan untuk aktivitas masyarakat umum, termasuk anak-anak.


Lebih parah lagi, fasilitas tersebut diduga beroperasi tanpa kajian keselamatan mendalam, baik dari sisi konstruksi maupun risiko pengguna, yang seharusnya menjadi kewajiban mutlak penyelenggara fasilitas publik.

Atas kejadian ini, Ketua Forum Bela Negara Provinsi Sulawesi Utara, Adrianto Kaiko, menyampaikan kecaman keras dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas.

😡" Ini bukan kecelakaan biasa, ini kelalaian serius. Fasilitas publik dikelola negara, tetapi keselamatan rakyat justru dipertaruhkan. Kami mengecam keras PT Pelindo yang diduga lalai menyediakan fasilitas aman dan layak,” tegas Adrianto Kaiko.


Ia juga secara terbuka meminta Kejaksaan dan Kepolisian Republik Indonesia segera turun tangan melakukan penyelidikan dan penyidikan menyeluruh, termasuk memeriksa:


• Legalitas dan kelayakan bangunan lantai dua

• Dokumen kajian keselamatan dan uji kelayakan teknis

• Tanggung jawab manajemen Pelindo sebagai pengelola


😡 👉Jika terbukti fasilitas ini tidak memenuhi standar keselamatan dan tetap dioperasikan, maka ada unsur kelalaian yang berpotensi pidana. Jangan tunggu korban berikutnya,” tambahnya.


Forum Bela Negara Sulawesi Utara menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, dan mendesak agar seluruh fasilitas Pelabuhan Bitung diaudit secara menyeluruh demi keselamatan publik.


Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa pengelolaan fasilitas publik tidak boleh hanya berorientasi pada operasional dan keuntungan, tetapi wajib mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Pelindo belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.


( tem )
© Copyright 2022 - BHAYANGKARA INSIGHT